header-int

Prodi Tadris IPA Bersiap dalam Menerapkan Konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Pasca Pandemi

Kamis, 19 Nov 2020, 19:58:38 WIB - 25 View
Share
Prodi Tadris IPA Bersiap dalam Menerapkan Konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Pasca Pandemi

Jember (07/11), Program Studi Tadris IPA menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu dengan tema "Tantangan pendidikan IPA dalam menyikapi merdeka belajar dan kampus merdeka di era New normal atau pandemi covid 19". Dengan Nara sumber utama adalah Dr. Hj. Insih Wilujeng, M.Pd. Beliau merupakan calon guru besar dalam dunia pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Pada tahun ini Kuliah tamu dilaksanakan secara Online, dikarenakan menyebarnya penyakit Covid 19 yang belum berakhir hingga saat ini.  Kuliah tamu ini bertujuan untuk mempersiapkan civitas akademika Program Studi Tadris IPA menghadapi kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka pasca pandemi Covid-19. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Tadris IPA dari angkatan 2015-2019 (kurang lebih 200 peserta) dan seluruh dosen Tadris IPA.

Beberapa acara dalam kuliah tamu ini dimulai dengan sambutan-sambutan, yaitu: sambutan pertama yaitu dari Kaprodi Tadris IPA Dr. A. Suhardi, ST. M.Pd., dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan FTIK IAIN Jember Dr. Hj. Mukni'ah, M.Pd. Selanjutnya sesi penyampaian  materi dilakukan oleh Ibu Dr. Insih Wilujeng, M.Pd. beliau mengenalkan bagaimana dunia pendidikan khususnya pendidikan IPA/ sains terkena imbas dari covid-19. Dengan beberapa kendala yang ditemui di lapangan, pendidikan IPA harus bias menghadirkan inovasi-inovasi praktek. Salah satu inovasi tersebut dalam tingkatan perguruan tinggi adalah dengan kurikulum  kampus merdeka dengan karakteristik rancangan pembelajaran yang inovatif pada seluruh hadirin via online. Salah satu hal menarik dan unik dari penyampaian beliau adalah “bahwa salah satu program dari konsep merdeka belajar adalah program III yaitu mempersingkat RPP menjaid 1 lembar saja” Ujar Dr. Hj. Insih Wilujeng, M.Pd. Tentu ini sangat mejadi perhatian mahasiswa mengingat selama ini, RPP sebagai bagian dari perangkat pembelajaran merupakan suatu kegiatan adminstratif yang cukup rumit. Dalam kuliah tamu ini juga, beliau juga membagikan ilmu tentang menghadapi kuliah merdeka di era pandemi ini dan menekankan ada beberapa hal inovasi sebagai tantangan mahasiswa Tadris IPA sekaligu sebagai calon guru IPA yang harus dihadapi di masa mendatang.

Kesempatan berinteraksi dengan Ibu Insih Wilujeng ini tidak hanya digunakan sebagai ajang penyampaian materi, namun oleh prodi Tadris IPA digunakan sebagai ajang untuk menyambung silaturahmi dan sharing dalam perkembangan kurikulum IPA dan mengikuti sosiasi/ Perhimpunan Pendidik IPA Indonesia (PPII).  (Rafi/ Fischa) 

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2020 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube